#12 of 36 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow Fathul Baari jilid 12

Fathul Baari jilid 12
Price Rp 111.000 Beli

Kitab:

FATHUL BAARI JIL. 12

Pengarang:

Ibnu Hajar Al Asqalani

Tahqiq/Peneliti:

Syaikh Abdul Aziz Abdullah bin Baz

Kategori:

Penjelasan Kitab Shahih Al Bukhari

Tebal:

456 hal. 0.5,93 kg.

Jumlah jilid:

36

Rating:

Best seller

Copyright:

Kitab ini telah mendapatkan copyright penerjemahan dan penerbitan dari penerbit kitab ini dan telah mendapatkan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor: Rek-508/MUI/XI/07

Pembahasan:

 

 

KITAB JUAL BELI

· Perkara yang halal telah jelas, perkara yang haram telah jelas dan antara keduanya terdapat perkara syubhat

· Perdagangan dalam al bazzi (pakaian/perabot rumah tangga) dan selainnya

· Mudah dan murah hati dalam membeli maupun menjual, dan barangsiapa menuntut suatu hak hendaknya menuntutnya dengan menjaga kehormatan diri

· Apabila penjual dan pembeli saling menjelaskan dan tidak menyembunyikan serta saling menasihati

· Allah memusnahkana riba dan menyuburkan sedekah, Allah tidak menyukai orang yang tetap dalam kekufuran dan selalu berbuat dosa

· Membeli Unt yang mengidap penyakit Al Him dan belang

· Memperdagangkan apa yang tidak disukai untuk dipakai laki-laki maupun wanita

· Beberapa kali diprbolehkan khiyar (memilih)

· Apabila tidak ditetapkan masa khiyar, maka apakah boleh melakukan jual beli?

· Apabila salah seorang dari keduanya menawarkan pilihan kepada pihak yang lainnya setelah jual-beli, maka jual-beli tidak dapat dibatalkan lagi (mengikat)

· Apabila seseorang membeli sesuatu lali menghibahkannya saat itu juga sbelu keduanya berpisah dan penjual tidak mengingkari perbiatan dan penjual tidak mengingkari perbuatan pembeli, atau seseorang membeli budak lalu membebaskannya.

· Orang yang berpendapat bahwa apabila seseorng membeli makanan yang tidak ditakar atau ditimbangm maka hendaknya tidak menjua hingga membawa ke tempatnya, serta etika dalam hal tersebut

· Seseorang tidak membeli apa yang dibeli saudaranya dan tidak menawarkan apa yang ditawar saudaranya hingga ia member izin atau meniggalkan

· Apabila seseorang tidak suka, maka dia boleh mengembalikan hewan yang di-tashriyah, dan dalam memerahnya [diganti dengan] satu Sha’ kurma

· Orang yang memberlakukan urusan di setiap Negeri sesuai kebiasaan mereka baik dalam masalah jual-beli, sewa-menyewa, takaran meupun timbanganm dan sunnah mereka sesuati niat dan madzhab mereka yang terkenal

· Melakukan jual-beli dengan orang-orang musyrik dan orang-orang yang memerangi Islam

· Menjual gambar yang tidak memiliki ruh serta hal-hal yang tidak disukai.

· dll…

_______________

dll: Dan masih banyak lagi pembahasan yang lain.